Latest Post

Puisi tentang Manusia dan Cinta

Malaikat Tanpa Sayap

Tetes tiap tetes darah mu mengalir dalam tubuh ku
Hidup dan mati mu kau perjuangkan untuk ku
Tak dapat ku lukiskan seluruh pengorbanan mu
Engkaulah malaikat tanpa sayap ku

Berjalan menerjang luka demi kebahagiaan ku
Dalam senyum mu kau sembunyikan letih mu
Peluk mu hangatkan seluruh raga ku
Engkaulah malaikat tanpa sayap ku

Doa tulus adalah doa darimu
Cinta abadi adalah cinta darimu
Engkaulah malaikat tanpa sayap ku
Karena engkaulah Ibu ku ….
 

Review Film August Rush

Image resultSinopsis

August Rush adalah sebuah film tentang keajaiban musik. Berkisah tentang seorang anak laki-laki berusia 11 tahun, Evan Taylor 'August Rush' (Freddie Highmore), yang memiliki bakat luar biasa didalam musik. Evan tidak pernah mendengarkan musik dari instrumen asli, karena di panti asuhan yang ia tinggali sejak kecil melarang untuk membunyikan musik. Bakatnya datang secara alami karena instingnya yang begitu kuat terhadap musik yang berasal dari alam sekitar.

Evan Taylor (Freddie Highmore), adalah seorang anak yang lahir diluar rencana dari pasangan musisi, pemain cello yang cantik, Lyla Novacek (Keri Russell) dan penyanyi dari sebuah rock band asal Irlandia, Louis Connelly (Jonathan Rhys Meyers). Evan adalah hasil dari pertemuan mereka semalam di San Francisco, dan karena nasip, mereka terpisah. Dalam keadaan hamil, Lyla mendapat kecelakaan. Ayah Lyla yang merasa anak gadisnya belum siap berkeluarga, maka ia memakai kesempatan ini untuk mengelabuhinya bahwa bayi yang dikandungnya itu mati, dan menyerahkan bayi Evan ini untuk diadopsi.

Di dalam panti-asuhan, seperti anak-anak yang lainnya, Evan adalah anak yang mendambakan kehadiran orang-tua. Bedanya, ia mencari jejak orang-tuanya dengan music, ketika ada saat dia hendak dikirimkan kepada orang-tua yang hendak mengadopsi anak oleh seorang Social Service worker, Richard Jeffries (Terrence Howard, yang berkarakter simpatik di film ini). Namun, Evan mendadak hilang di tengah keramaian kota New York. Bakat Evan ditemukan oleh seorang preman jalanan yang membina anak-anak pengamen, Maxwell 'Wizard' Wallace (Robin Williams), ia mengatakan kepada Evan "You got to love music more than you love food. More than life. More than yourself!". Oleh Wizard, Evan diberi nama professional "August Rush", sebuah nama yang diambil secara random dari sebuah tulisan di body sebuah truck yang sedang lewat.

Ketika ada suatu kejadian, polisi menangkapi para gelandangan anak-anak, Evan lari dan nasip membawa Evan ke sebuah gereja, di dalam gereja itu Evan melihat seorang gadis kecil yang bernama Hope (Jamia Simone Nash) yang menyanyi dengan sangat bagus bersama anggota koor gereja itu. Kemudian mereka saling kenal, dan Hope mengajari Evan mengenal notasi music dan piano. Dengan bakat alam yang luar biasa, Evan mampu memainkan piano, menulis notasi music dan memainkan organ klais yang terdapat di gereja itu, sang pendeta melihat bakat Evan ini dan mengirimkannya ke sebuah sekolah music bergengsi di New York Juilliard School. Di sinilah Maestro cilik ini dibina menjadi seorang musisi sebenarnya.

Sementara itu, Lyla sang ibu yang tinggal di kota Chicago, akhirnya mendapat pengakuan dari ayahnya bahwa bayi yang dilahirkan Lyla dahulu sebenarnya tidak mati. Maka, Lyla bergegas kembali ke New York untuk mencari anaknya. Lyla bertemu Mr. Jeffries dan mendapat kabar bahwa anaknya telah hilang entah kemana, Lyla memutuskan tinggal di New York dan kembali bergabung dengan The New York Philharmonic sambil melakukan pencarian anaknya.

Lyla akhirnya tahu bahwa ayahnya telah membohonginya dengan berkata anaknya telah meninggal. Ia pun berusaha menemukan anaknya dibantu seorang detektif. Di lain pihak, Evan yang masih berkeinginan kuat menemukan orang tuanya pun kabur dari tempat Wizard. Ia sempat ditampung di gereja dan mencengangkan pihak gereja karena bakat bermusiknya. Ia mampu memainkan partitur-partitur komponis ternama hanya dengan sekali lihat. Pihak gereja yang menyadari bakat luar biasa Evan pun memasukkannya ke sekolah bermusik ternama. Di sana ia menjadi atau siswa termuda. Bakatnya semakin terasah dan yang menakjubkan adalah ia mampu menciptakan komposisi sebuah orkestra sendiri. Padahal komposisi tersebut ia dapatkan hanya dengan mendengar segala jenis bunyi yang ada di sekitarnya. Akhirnya pihak sekolah musik tersebut mengizinkan Evan mengadakan sebuah konser dengan partitur ciptaannya.

Di lain pihak, sang ayah, Louis Connelly, semenjak pertemuannya dengan Lyla 11 tahun yang lalu tak henti-hentinya mencari jejak pujaan hatinya dan membuat ia tetap tinggal di San Francisco, ia tidak pernah menyadari kalau ia sudah menjadi ayah. Kemudian, ia menemukan alamat Lyla di Chicago, dan mendapati kabar yang salah dan mengira bahwa Lyla sudah menikah. Melihat kenyataan ini Louis enggan kembali ke San Francisco, dan ia memilih New York dan kemudian memutuskan kembali bergabung dengan abangnya dalam Rock Band, sebagai lead vocal dan guitarist di band itu.

Evan yang telah menjadi seorang composser karena pendidikannya di Juilliard School, atas kemampuannya yang luar biasa ini, ia diberi kesempatan untuk menampilkan karyanya dalam sebuah symphony orchestra yang akan ditampilkan di Central Park di kota New York itu. Namun kesempatan ini hampir tak terlaksana karena ganguan dari Wizard yang mengklaim bahwa dia adalah ayah dari Evan, perbuatannya ini didasari karena ia ingin "make money" dari bakat musisi cilik ini.
 Image result for august rush quotes

 Di sebuah taman kota di New York Louis bertemu dengan Evan, Louis mengagumi bakat music Evan, mereka bercakap-cakap dan bermain guitar bersama, namun mereka tidak mengenali satu sama lain. Evan memperkenalkan dirinya kepada Louis dengan nama "August Rush" dan mengatakan ia akan memimpin sebuah orchestra dan tampil di Central Park dan mengatakan penampilannya ini terancam batal karena Wizard tidak setuju. Louis memberikan semangat agar Evan tetap tampil pada pertunjukan itu.

Ternyata pertunjukan di Central Park itu juga menampilkan sang ibu, Lyla Novacek yang bermain Cello bersama The New York Philharmonic. Di sebuah pertunjukan music, keluarga yang terpisah itu bersatu. Harapan Evan sang komposer cilik itu tercapai, bahwa dengan music ia dapat memanggil kedua orang-tuanya untuk datang dan menemukannya.

Pesan Moral
 Menurut saya, film ini memiliki kualitas nilai yang sangat tinggi. Dimana seorang anak (Evan) yang memiliki bakat luar biasa dari orang tuanya, yang pantang menyerah untuk bertemu kedua orang tuanya. Dan ia yakin yakin dengan adanya musik disekitarnya akan membantunya dalam mencari orang tuanya "Come on. Be brave. You never quit on your music. No matter what happens. Because anytime something bad happens to you, that's the one place you can escape to and just let it go. I learned it the hard way. And anyway, look at me. Nothing bad's gonna happen. You gotta have a little faith."
Film ini juga mengajarkan kita dapat belajar dari lingungan sekitar, seperti Evan mengerti musik dari desauan angin, gemericik air, bahkan kilau cahaya. Jangan pantang menyerah walaupun banyak orang yang menganggap remeh, buktikan ke semua orang kalau kita bisa “Jadikan sorakan itu menjadi tepuk tangan”  Bakat yang dimiliki seseorang apabila tidak disertai kemauan dari dalam dan motivasi yang kuat dari lingkungannya akan sia-sia, karena bakat akan berkembang apabila dia memiliki motivasi yang kuat dari dalam diri maupun dari luar (orang lain).
Keluarga adalah segalanya bagi seorang anak. Faktor terbesar bagaimana tingkah laku seorang anak kelak adalah keluarga. Orang tua harus mendukung bakat dan kemauan anak, dan tidak memaksakan kehendak. Dalam hal ini seorang anak diajarkan bagaimana seorang anak itu bisa membuat pilihan yang tepat bagi dirinya. Bukan atas dorongan orang lain ataupun campur tangan orang lain. Selain itu, film ini juga mengajarkan seorang anak menginginkan bahagianya memiliki sebuah keluarga yang menyayangi kita. Hanya di dalam keluarga kita mendapatkan kasih sayang yang tidak dapat diberikan oleh orang lain kepada kita. Keluarga adalah tempat kita bernaung dan keluargalah pendukung terbesar pencarian jati diri seorang anak.

Trailer Film August Rush





 
 

Hubungan antara Ilmu Budaya Dasar dengan Psikologi

            Disini saya akan menjelaskan secara singkat pemahaman tentang Ilmu Budaya Dasar, Psikologi, dan hubungan antara IBD dengan Psikologi, serta  contoh fenomena yang ada di masyrakata tentang hubungan Ilmu Budaya Dasar dengan Psikologi
Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak terlepas dari budaya yang sudah ada dan terbentuk di dalam masyarakat, begitu pula dengan psikologi yang berasal dalam diri setiap manusia berbudaya itu sendiri. Sebelum kita membahas apa hubungan ilmu budaya dasar dengan psikologi, kita harus tahu dulu, apa itu ilmu budaya dasar dan psikologi.

Apa sih yang dimaksud dengan Ilmu Budaya Dasar?
Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
 Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanities yang berasal dari istilah bahasa Inggris “The Humanities”.  Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari  The Humanities diharapkan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus.


Apa tujuan dari Ilmu Budaya Dasar ?
Tujuan dari ilmu budaya dasar untuk membentuk pola pemikiran manusia lebih kritis dalam suatu permasalahan dan melatih cara berkomunikasi antar satu sama lain. Di samping itu bisa membangun seseorang agar menjadi calom pemimpin bangsa dan negara yang disiplin, menjunjung nilai-nilai kebudayaan negaranya sendiri, dan agar seseorang lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru terutama untuk kepentingan profesinya.

Setelah memahami pengertian dan tujuan IBD, saya akan membahas pengertian dan tujuan dari Psikologi


Apa yang  dimaksud dengan Psikologi?
                Psikologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani Psychology yang merupakan gabungan dan kata psyche dan logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Secara umum psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa saja.
Jiwa sulit didefinisikan dan jiwa itu merupakan objek yang bersifat abstrak dan sulit dilihat wujudnya, namun jiwa dapat dibuktikan dengan tingkah laku, maka psikologi berkembang menjadi ilmu yang mempelajari  tentang jiwa, tingkah laku, dan proses mental.

Apa tujuan dari Psikologi?
                Ilmu Psikolgi sangat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari, bermanfaat untuk memahami diri sendiri maupun orang lain. Selain itu, untuk mengenali perbedaan karakter tiap manusia, untuk mengevaluasi  diri agar bias dilakukan perubahan diri yang positif di kemudian hari, untuk mengendalikan potensi yang buruk dan emosi dalam diri, untuk memperkuat ketahanan mental diri, untuk meningkatkan rasa empati terhadap seseorang, dan untuk meningkatkan kreativitas dalam berkarya maupun dalam belajar.
Setelah kita memahami tentang Ilmu Budaya Dasar dan Psikologi, kini kita hubungkan antara IBD dengan Psikologi.
Jadi hubungan ilmu budaya dasar dan psikologi ini adalah suatu keilmuan yang berjalan seiringan dengan objek sasaran nya adalah manusia dan memiliki tujuan yang saling berkaitan. Ilmu budaya dasar sebagai ilmu yang menunjukan dasar berbudaya manusia terhadap lingkungan sekitarnya, dan Psikologi sebagai ilmu yang meneliti perilaku/proses mental manusia yang di akibatkan dari seberapa pengaruh budaya terhadap keadaan psikisnya.
Psikologi berkaitan dengan tingkah laku manusia sebagai anggota masyarakat akan terikat oleh kebudayaan yang terlihat dalam kontrol kehidupan sehari-hari, kebudayaan adalah segala sesuatu yang dipelajari dan dialami bersama secara sosial, oleh para anggota suatu masyarakat. Dengan kata lain suatu kebudayaan bukanlah berasal dari kebiasaan dan perikelakuan tetapi dari suatu sistem perilaku yang sudah terorganisasi atau terorganisir.

Contoh hubungan IBD dengan Psikologi dengan kehidupan, yaitu:
 
            Cara hidup di kota dan di desa memili perbedaan, kehidupan di kota kurang memperhatikan kebudayaan, tingkah laku masyarakat di kota lebih bebas. Cara komunikasi dan pergaulan terhadap teman di kota sangat berbedada dengan dengan di desa. Biasanya masyarakat di kota sikapnya lebih terbuka untuk menyesuaikan diri dengan perubahan sosial dan kebudayaan tertentu.
            Sedangkan kehidupan di desa masih sangat kental dengan kebudayaannya sehingga memengaruhi tingkah laku masyarakat di pedesaan. Misalnya di pedesaan masih terdapat gotong royong, yang membuat saling membantu satu sama lain dan di desa biasanya masih terdapat upaca adat, yang membuat terciptanya keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Biasanya masyarakat di desa memiliki sikap percaya diri sendiri dan lebih banyak mempunyai sikap menilai.

            Jadi, komunikasi antar keluarga, pergaulan dengan teman, yang mungkin dapat mengetahui bagaimana kita dapat memahami sifat dan karakter setiap orang. Kondisi social-politk, adaptasi biologis, dan adaptasi kultural merupakan dasar bagi terbentuknya perilaku dan karakter psikologis.

Sumber: 

http://feisalluthfiana.blogspot.co.id/2015/10/hubungan-ilmu-budaya-dasar-dengan.html 

Nama: Ditha Permata Puspita
Kelas: 1PA02
Jurusan: Psikologi
#SatuPsikologi
 


 

Penemu Ballpoint / Pulpen Pertama

Biografi Laszlo BiroLászló József Bíró atau Laszlo Biro lahir 29 September 1899, Dia adalah penemu pulpen modern. Produksi pulpen pertamanya ditampilkan pada suatu pameran internasional di Budapest, Hongaria pada tahun 1931. Ciptaan ini dipatenkan di Paris pada tahun 1938. Biro memperhatikan bahwa tinta yang digunakan dalam percetakan surat kabar mengering dengan cepat dan tidak meninggalkan noda pada kertasnya. Kesulitan-kesulitan lain saat menggunakan pena untuk mengoreksi naskah-naskah yang ditulis pada kertas tipis seperti tinta yang melebar, tumpah atau kertas yang sobek karena sabetan pena yang cukup tajam. Bersama saudara lelakinya George, seorang kimiawan, dia mengembangkan ujung pen yang baru yang tersiri dari sebuah bola yang dapat berputar dengan bebas pada sebuah lubang.

Saat berputar, bola tersebut akan mengambil tinta dari sebuah cartridge, tinta membasahi bola kecil yang mengalir secara kapiler dan dengan bantuan gravitasi. dan kemudian menggelinding agar melekatkannya pada kertas. Karena bola kecil itulah maka pena baru itu dinamakan Ball Point Pen atau yang lazim dikenal dengan nama bolpen/pulpen. Rancangan ini kemudian dipatenkan di Argentina pada 10 Juni 1943 dan dijual dengan merek Birome, yang masih bertahan hingga saat ini. Awalnya, alat tulis yang menggunakan tinta adalah pena dan tinta yang digunakan terpisah. Pena yang digunakan pada awalnya dibuat dari bulu angsa seperti yang lazim digunakan di Eropa pada abad pertengahan, batang alang-alang air yang digunakan di Timur Tengah atau bahkan kuas yang digunakan di Tiongkok dan Jepang. Kelemahannya adalah penggunaannya sering merepotkan para pemakainya karena tintanya berceceran atau bahkan tumpah di atas kertas.

Biografi Laszlo Biro
Pulpen mempunyai ruang internal yang diisikan tinta melekat. Tinta tersebut disalurkan melalui ujungnya saat digunakan dengan penggelindingan sebuah bola kecil (berdiameter sekitar 0,7 mm hingga 1 mm) dari bahan logam. Tintanya segera kering setelah menyentuh kertas. Berbeda dengan pulpen yang menggunakan tinta encer, bolpen menggunakan tinta kental dan lengket. Hal inilah yang menyebabkan tak mudah bocor ke ujung sehingga bola menjadi belepotan. Tahun 1960-an mulai dikenal pena berujung lembut yang kita sebut spidol. Ini terobosan baru, karena mata penanya terbuat dari plastik berpori, kantung tintanya pun mengandung sintetis yang berserat. Sedangkan cara kerjanya seperti spons menyimpan air.

Menilik kelebihan setiap jenis pena maka timbul gagasan untuk memadukannya. Hasilnya pena rolling ball dengan bola di ujung mata pena seperti bolpen, namun menggunakan tinta cair yang tersimpan aman di kantung seperti pada pulpen atau spidol. Saat dipakai, ujung pena akan meluncur nyaman pada permukaan kertas layaknya menggunakan pulpen atau spidol. Laszlo Biro meninggal 24 November 1985 pada umur 86 tahun.

sejarah pulpen
Perkembangan Ballpoint/Pulpen dari masa ke masa

Awalnya Pena atau pulpen merupakan salah satu alat tulis saat ini. Tak mudah memang untuk menentukan sejak kapan manusia mengenal pena. Ada dugaan yang menyebut bahwa manusia pertama kali menggunakan tatah (besi yang ditajamkan) yang sering dipakai 
untuk menulis dan menggambar di atas batu atau lempengan logam dan merupakan generasi pertama dari pena. Konon, baru pada tahun 1.000 SM terjadi revolusi alat tulis saat Cina memakai kuas rambut sebagai alat tulis. Kuas itu menggunakan tinta kering dari jelaga atau arang yang penggunaannya seperti cat air.

Sekitar 400 SM, ”lahir” pena yang terbuat dari batang alang-alang untuk menulis di atas kertas papirus. Pena jenis semacam ini dapat ditemukan di Mesir dan Armenia, sedang Kairo dan Alexanderia terkenal sebagai pasar utama barang-barang tersebut. Sekarang pun masih banyak orang di sepanjang pantai Teluk Persia yang mengumpulkan batang alang-alang untuk keperluan itu, sedangkan pemasarannya menyebar ke sebagian negara Timur. Kabarnya, pena itu paling cocok dengan tinta dan kertas yang digunakan di sana. Alang-alang yang dipilih biasanya yang berbatang sangat kecil namun kuat. Setelah dipotong, alang-alang tersebut disimpan secara khusus, misalnya disimpan di bawah timbunan pupuk kandang selama beberapa bulan. Hasilnya, selain berubah warna hitam bercampur kuning, batang akan semakin keras dengan permukaan yang lebih halus. Seiring dengan berkembangnya mutu kertas, maka menuntut pena yang lebih halus. Bulu angsa pun jadi pilihan. Jika merujuk kiasan yang ditulis St. Isodore dari Sevile, pena bulu baru muncul pada abad VII. Meski banyak yang menduga pena bulu telah ada lebih awal.

Setelah disortir sesuai panjang dan tebalnya, bulu sayap dipendam dalam pasir panas agar kulit luarnya kering. Proses ini membuat bulu mudah dibersihkan serta bagian dalamnya mengerut dan terkelupas. Lalu bulu lembutnya diperkeras dengan mencelupkannya ke dalam larutan mendidih yang mengandung tawas atau asam nitrat. Di tahap akhir, ujung pena dibelah dan dibentuk agar enak dipakai.

Pena bulu angsa memepunyai peran yang penting saat itu. Pena Baja ditemukan pada 1820, dan berangsur-angsur mengambil alih tugas bulu angsa. Bentuknya pun beragam dari yang bundar, runcing, dan pahat. Sekarang kita hanya menggunakan pena-pena yang dihasilkan dari pabrik, siap pakai untuk segala tujuan.

Pada tahun 1828, orang mulai mengenal pena baja yang diperkenalkan John Mitchell dari Birmingham Inggris. Seharga kira-kira 7,5 liter beras sekarang ini. Sayang, saat itu orang merasa tidak nyaman memakainya jika setiap kali pena baja itu harus dicelupkan ke dalam tinta.

Tahun 1884, muncullah pulpen berkantung tinta dengan prinsip kerja pipa kapiler yang salah satunya dibuat oleh orang Amerika, Lewis Edson Waterman. Pena ciptaan Waterman ini memang telah membuat revolusi tersendiri dalam bidang penulisan. Sebab manusia tak perlu lagi berulang kali mencelupkan pena ke dalam tempat tinta setelah selesai menulis beberapa kata. Waterman telah menggunakan plat berbalut iridium emas pada mata pen tersebut. Ia juga merupakan orang yang pertama meletakkan klip pada penutup pen.
Model pena berikutnya adalah pulpen yang mengandalkan bola logam di ujung pena yang akan terus terendam cairan tinta dari kantung tinta. Maka pulpen dilengkapi tutup atau tombol mekanis yang mencegah tinta mengering di ujung. Berbagai model dan bentuk, banyak dibuat kala itu. Namun, model yang paling memuaskan adalah karya Lazlo Biro. Pulpen pernah sangat populer di Inggris terutama selama PD II (1939-1940) yang kala itu banyak disukai para pilot tempur karena tidak bocor saat dibawa terbang.
 

Rumah Megah Terbuat dari Sampah!

Punya rumah indah dan nyaman memang jadi impian semua orang. Namun hal berbeda terjadi di California, Amerika Serikat.  Di California ternyata ada sebuah rumah megah yang terbuat dari sampah yang telah didaur ulang.
Dilansir dari Odditycentral, rumah ini memang dibuat oleh seorang pengumpul sampah bernama Arthur Harold Beal. Arthur mengaku sudah mengumpulkan sampah-sampah tersebut selama bertahun-tahun untuk akhirnya mereka bisa membangun sebuah rumah megah.


Waktu untuk membuat rumah ini pun tidak sebentar. Arthur butuh waktu selama 50 tahun untuk bisa menyelesaikan rumah ini, dimulai dari tahun 1928. Bayangkan, dia menggali lubang seluas 2,5 hektar untuk membuat pondasi di lereng sebuah bukit di Cambria. Lubang fondasi ini pun diisi dengan segala macam sampah.
Dinding dan bagian lain dalam rumah tiga lantai ini terbuat dari, kulit kerang, bebatuan, kaleng bir, bekas suku cadang mobil, bekas kompor tua, drum, dan pecahan lantai keramik. Semuanya ia susun sedemikian rupa hingga membentuk sebuah rumah besar.


Tak hanya itu, rumah ini pun juga terdiri dari teras, kebun, hiasan, air mancur, dan juga jalan setapak. Meski Arthur sudah meninggal sejak 1992 dalam usia 96 tahun, rumah ini tetap terbuka untuk wisatawan.
Bahkan pemilik baru rumah ini, Michael dan Stacey O'Malley juga tertarik untuk tetap membuka tur ke dalam rumah mereka yang unik ini. Wow, pernah terpikir untuk melakukan hal yang sama seperti Arthur, Dreamers?
 

6 Kesalahan Makanan pada Saat Diet

kesalahan makanan diet

Walaupun Anda sudah beralih ke makanan sehat untuk mengurangi berat badan Anda, ternyata masih ada beberapa kesalahan yang sering Anda lakukan tanpa disadari. Susan Kleiner, RD yang merupakan penulis ‘The Good Mood Diet and The Power Food Nutrition Plan’, mengungkapkan kesalahan-kesalahan tersebut dan memberikan Anda saran untuk memperbaikinya.
Berikut ini penjelasan dari Kleiner soal kesalahan makanan pada saat diet yang memperlambat penurunan berat badan, seperti dikutip dari Fitbie:




1. Sumber Gula yang Tidak Anda Sadari
Hanya karena Anda tidak makan permen atau cupcakes, bukan berati Anda tidak mengkonsumsi banyak gula. Yoghrurt, smoothies, dan oatmeals walaupun terdengar sehat, tapi juga mengandung gula. Perlu diingat, saat berdiet, jumlah konsumsi gula Anda dibatasi sebanyak 22 gram atau 6 sendok teh. Alternatifnya, hitunglah gula dari makanan yang akan Anda konsumsi. Pilihlah oatmeal yang mengandung 8 gram gula, plain yogurt, maupun buah-buahan yang rata-rata memiliki 15 gram gula.

2. Tidak Mendapatkan Cukup Lemak
Kleiner mengatakan, “Banyak orang yang terfokus pada menghilangkan lemak sehingga mereka lebih memilih mengkonsumsi makanan fat free. Padahal kebutuhan kalori dari lemak yang dibutuhkan manusia adalah sekitar 20%-35%.”
Jika kebutuhan kalori Anda kurang tecukupi, hal tersebut dapat mempengaruhi suasana hati Anda. Selain itu, hal tersebut juga bisa menyebabkan timbulnya rasa marah maupun kecemasan. Efek buruknya, Anda tidak merasa kenyang sehingga dapat memicu Anda untuk makan lebih banyak lagi. Cara mengatasinya adalah dengan makan sayuran yang dikukus seperti bayam, brokoli, wortel, kemudian mencampurkan sayuran tersebut dengan minyak zaitun maupun taburan kacang almon. Bisa juga dengan mengkonsumsi ikan tuna.

3. Hanya Mengonsumsi Putih telur
Banyak orang yang menghindari kuning telur karena bagian ini disinyalir dapat meningkatkan kadar kolesterol. Padahal penelitian terbaru mengungkapkan bahwa kuning telur tidak menaikkan kadar kolesterol.
Kuning telur adalah salah satu sumber utama kolin, neurotransmitter yang paling berlimpah di dalam tubuh kita. Nutrisi ini penting bagi fungsi otak, hati syaraf, dan memori serta transmisi nutrisi antar sel. Selain itu, kuning telur mengandung sekitar 40% dari protein telur serta lutein, yang menjaga mata agar tetap sehat.
Sehingga Kleiner menyarankan Anda untuk mengkonsumsi kuning telur, terutama kaum wanita. Wanita harus mengkonsumsi 425 mg kolin per hari. 2 telur besar memiliki sekitar 250 mg kolin. Sumber lainnya terdapat pada hati ayam, ikan kod dan gandum.

4. Menunda Sarapan
Seringkali Anda bangun kesiangan sehingga memilih menunda sarapan setelah sampai kantor. Mungkin juga Anda telah bangun pagi, namun menunda sarapan. Hal ini merupakan sebuah kebiasaan buruk yang harus Anda tinggalkan.
Otak Anda bekerja dengan bantuan glukosa, sehingga ketika Anda menunda atau bahkan meninggalkan sarapan, maka kerja otak akan menurun dan meningkatkan risiko stres, terlebih ketika Anda harus menghadapi kemacetan. Sarapan meningkatkan metabolisme dalam tubuh sebesar 10%, sehingga kalori yang terbakar cukup banyak, begitu kata Kleiner.
Untuk mengatasi ini, siapkanlah makanan praktis untuk sarapan seperti misalnya sereal, maupun telur rebus dan susu. Anda juga bisa menyiapkan sandwich maupun smoothies pada hari untuk bekal Anda dalam perjalanan menuju kantor.

5. Melewatkan Snack Setelah Fitness
Kebanyakan orang memilih tidak makan setelah fitness. Mereka takut aktivitas tersebut akan terbuang percuma karena khawatir kalori yang dikonsumsi tidak sebanding dengan kalori yang dibakar.
Padahal makan snack setelah fitness cukup penting untuk mengisi nutrisi pada otot sehingga otot cepat pulih, serta mencegah makan berlebihan pada jam berikutnya. Kleiner menyarankan untuk meminum secangkir susu coklat, whey protein atau buah setelah Anda berolahraga. Susu mengandung banyak leucine dan asam amino yang baik untuk perbaikan dan pertumbuhan otot.

6. Makanan Olahan
Mengonsumsi makanan beku serta beberapa makanan olahan lain memang memudahkan Anda dalam menyajikan camilan. Namun perlu Anda ketahui, makanan ini tidak benar-benar padat gizi.
Kebanyakan makanan olahan mengandung sedikit anti oksidan dan serat, selain itu makanan jenis ini juga cenderung memiliki kadar natrium yang cukup tinggi. Sebaiknya Anda memasak sendiri camilan Anda yang berasal dari bahan-bahan alami, karena mereka mengandung cukup banyak kalium dan magnesium.
“Magnesium sangat berperan penting dalam metabolisme karbohidrat, sedangkan kalium berperan dalam mencegah kehilangan otot karena faktor usia,” tutur Kleiner. (Wolipop.com)
 

Karya Tulis Sederhana

      PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KALANGAN REMAJA








DITHA PERMATA PUSPITA






SMPN 179 JAKARTA

................................................................................................................

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah swt yang telah memberikan rahmat serta karunia-NYA sehingga saya berhasil menyelesaikan karya tulis sederhana ini yang Alhamdulillah tepat pada waktunya.
Adapun maksud dan tujuan dari penyusunan karya tulis ini adalah untuk memberikan informasi tentang penyalahgunaan Narkoba di kalangan remaja sebagai tugas yang harus ditempuh oleh setiap siswa.
Harapan saya semoga ini dapat bermanfaat, dapat membuat para remaja menjauhi narkoba, serta lebih melakukan hal-hal yang positif.
Akhir kata, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya menyelesaikan laporan ini.


    Jakarta,  Januari 2013

   Penulis

............................................................................................................................

Daftar Isi
HALAMAN JUDUL
                                                                            
KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………………….…i

DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………………………….ii

BAB IV PENDAHULUAN
    4.1 Latar Belakang Masalah………………………………………………………………………          1
     4.2 Masalah………………………………………………………………………….……………………….          1
     4.3 Tujuan………………………………………………………………………….………………………… 1
     4.4 Metode Penelitian……………………………………………………………………………….. 1
     4.5 Kegunaan Penelitian………………………………………………………………………………         2
     4.6  Sistematika Penulisan …………………………………………………………………………2

BAB V ISI PEMBAHASAN
    5.1  Pengertian Narkoba……………………………………………………………………………..3
     5.2  Faktor Pendorong Penyalahgunaan Narkoba……………………………………3
     5.3  Ciri-Ciri Seorang Pecandu Narkoba………………………………………………..…        4
     5.4  Dampak Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja…………………..5
     5.5  Jenis-Jenis Narkoba yang Biasa Disalhgunakan oleh Remaja……….5  

BAB VI PENUTUP
      6.1    Kesimpulan…………………………………………………………………………………………..7
      6. 2   Saran……………………………………………………………………………………………………7

DAFTAR PUSTAKA

................................................................................................................


BAB IV
Pendahuluan
4.1 Latar belakang masalah
Terungkapnya kasus manufaktur Narkoba yang dikategorikan terbesar ketiga di dunia, dengan pengungkapan berantai dari Banten, Batu, dan Banyuwangi, telah membuat kita sadar bahwa masalah Narkoba merupakan masalah bagi kelangsungan hidup masyarakat, bangsa dan Negara Indonesia untuk menuju kehidupan aman, makmur, dan sejahtera. Di samping itu, hal ini juga menandakan bahwa penyalahgunaan Narkoba sudah semakin marak dimana-mana. Tidak hanya di kota-kota besar saja, namun telah menyebar luas ke pinggiran kota, kota-kota kecil bahkan ke pedalaman (pedesaan) dengan menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa mengenal batas. 
4.2 Masalah
Rumusan masalah pada karya tulis ini adalah:
1.   Apa yang dimaksud dengan penyalahgunaan Narkoba?
2.  Apa faktor pendorong penyalahgunaan Narkoba di kalangan remaja?
3.  Apa ciri-ciri seorang pecandu Narkoba?
4.   Bagaimana dampak penyalahgunaan Narkoba bagi remaja yang      
      menggunakannya?
5.   Apa jenis-jenis Narkoba yang biasa disalahgunakan oleh remaja?

4.3 Tujuan
            Tujuan penulisan karya tulis ini adalah agar para pembaca dapat mengetahui sejauh mana dampak dan pengaruh dari penyalahgunaan Narkoba di kalangan remaja.

4.4 Metode penelitian
Untuk mendapatkan data dan informasi, penulis menggunakan metode observasi berupa studi pustaka, yaitu penelitian  yang bersumber dari buku, artikel, dan internet.

4.5  Kegunaan penelitian
            Kegunaan penelitian karya tulis ini adalah dapat mempermudah untuk mengetahui sejauh mana dampak atau pengaruh penyalahgunaan Narkoba di kalangan remaja.

4.6 Sistematika
         1. Membaca artikel
         2. Mencari refrensi
         3. Menyusun kerangka
         4. Mengembangkan referensi


.........................................................................................................

BAB V
Pembahasan

A.  Pengertian Penyalahgunaan Narkoba
            Narkoba singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif Lainnya.
Pengertian lebih jelasnya adalah sebagai berikut :
          Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.
Bahan Adiktif Lainnya adalah bahan lain bukan narkotika atau psikotropika yang penggunaannya dapat menimbulkan ketergantungan.
Penyalahgunaan Narkoba adalah penggunaan Narkoba bukan untuk maksud pengobatan tetapi ingin menikmati pengaruhnya, dalam jumlah berlebihan, teratur dan cukup lama sehingga menyebabkan gangguan kesehatan, fisik, mental dan kehidupan sosialnya.

B. Faktor Pendorong Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja
            Permasalahan Penyalahgunaan Narkoba merupakan permasalahan yang demikian komplek yang merupakan hasil interaksi 3 (tiga) faktor, yaitu
1.   Faktor individu
      Faktor individu meliputi:
      a.   Aspek Kepribadian
   Tingkah laku anti sosial antara lain : keinginan untuk melanggar, sifat memberontak, tak ingin hal yang besifat otoritas, menolak nilai-nilai tradisional, mudah kecewa, tidak sabar serta adanya keinginan diterima di kelompok pergaulan, dan untuk bergembira.        
   Kecemasan dan depresi antara lain : tidak mampu menyelesaikan kesulitan hidup, menghindari rasa cemas, dan depresi, sehingga melarikan diri ke penyalahgunaan Narkoba.
      b.   Aspek Pengetahuan
   Sikap dan kepercayaan  antara lain : mengikuti orang lain, tidak mengetahui bahaya Narkoba, ingin coba-coba agar diterima di lingkungan pergaulan.
      c.   Keterampilan berkomunikasi menolak tekanan teman sebaya.
      d.   Faktor genetik.
2.   Faktor Lingkungan/Sosial
                  Faktor lingkungan/sosal antara lain : kondisi keluarga/orang tua, pengaruh teman/kelompok sebaya, faktor sekolah, pengaruh iklan, dan kehidupan masyarakat modern.
3.   Faktor Ketersediaan
            Faktor ketersediaan antara lain : tersedia dimana-mana dan mudah diperoleh karena maraknya peredaran Narkoba, Indonesia sudah sebagai produsen Narkoba, bisnis Narkoba yang menjanjikan keuntungan besar, kultivasi gelap ganja di beberapa daerah di Indonesia serta penegakan hokum yang belum tegas dan konsisten.

C.  Ciri-Ciri  Seorang Pecandu Narkoba
a.     Perubahan Fisik dan Lingkungan Sehari-hari
1.   Jalan sempoyongan, bicara pelo (tidak jelas)
                   2.   Kamar selalu dikunci
          3.   Sering didatangi atau menerima telepon dari teman-teman yang
      tidak dikenal.
                   4.   Ditemukan obat-obatan, peralatan seperti kertas timah, jarum suntuk,  
     korek api di kamar/di dalam tasnya.
5.   Sering kehilangan uang/barang yang berharga di rumah.
b.    Perubahan Psikologis
1.   Malas belajar
2.   Mudah tersinggung
3.   Sulit berkonsentrasi
c.   Perubahan Perilaku Sosial
                        1.   Menghindari kontak mata langsung, melamun, atau linglung.
                        2.   Berbohong atau manipulasi keadaan.
                        3.   Kurang disiplin dan suka membolos.
                        4.   Mengabaikan kegiatan ibadah.
                        5.   Menarik diri dari aktivitas keluarga dan sering mengurun diri di
kamar/tempat-tempat tertutup.

D.  Dampak Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja
   a.   Bagi Diri Sendiri
            1.   Fungsi otak dan perkembangan normal remaja terganggu, mulai dari ingatan, perhatian, persepsi , perasaan, dan perubahan pada  motivasinya.
            2.   Menimbulkan ketergantungan, overdosis, gangguan pada organ tubuh, seperti: hati, ginjal, paru-paru, jantung, lambung, reproduksi serta gangguan jiwa.
            3.   Perubahan pada gaya hidup dan nilai-nilai agama, sosial dan budaya, misalnya tindakan asusila, asosial bahkan antisocial.
            4.   Akibat jarum suntik yang tidak steril dapat terkena HIV Aids, radang pembuluh darah, jantung, hepatitis B dan C, tuber colose.
              b.   Bagi Keluarga
            1.   Orang tua menjadi malu, sedih, merasa bersalah, marah, bahkan kadang-kadang sampai putus asa.
            2.   Suasana kekeluargaan berubah tidak terkendali karena sering terjadi pertengkaran, saling mempersalahkan, marah, bermusuhan, dan lain-lain.
            3.   Uang dan harta habis terjual, serta masa depan anak tidak jelas karena putus sekolah dan menganggur.
          c.   Bagi masyarakat
            1.   Lingkungan menjadi rawan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
            2.   Kriminalitas dan kekerasan meningkat.
            3.   Ketahanan kewilayahan menurun.

E.  Jenis-Jenis Narkoba yang disalahgunakan oleh remaja
a.     Narkotika
1.             Narkotika Golongan 1 : berpotensi sangat tinggi menyebabkan ketergantungan  tidak digunakan untuk terapi (pengobatan)
 Contoh :  heroin, kokain, dan ganja.
 Putauw adalah heroin tidak murni berupa bubuk.
2.      Narkotika Golongan 2 : berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan. Digunakan pada terapi sebagai pilihan terakhir.
Contoh : morfin, petidin, dan metadon.
3.      Narkotika Golongan 3 : berpotensi ringan menyebabkan ketergantungan dan banyak digunakan dalam terapi.
  Contoh : kodein

b.      Psikotropika
1.   Psikotropika Golongan 1 : amat kuat menyebabkan ketergantungan dan tidak digunakan dalam terapi.
Contoh : MDMA (ekstasi), LSD, dan STP.
2.   Psikotropika Golongan 2 : kuat menyebabkan ketergantungan, digunakan amat terbatas pada terapi.
Contoh : Amfetamin, metamfetamin (shabu), fensiklidin, dan Ritalin.
4.    Psikotropika Golongan 3 : potensi sedang menyebabkan ketergantungan, banyak digunakan dalam terapi.
Contoh : pentobarbital dan flunitrazepam.
4.   Psikotropika Golongan 4 : potensi ringan menyebabkan ketergantungan dan sangat luas digunakan dalam terapi.
Contoh : diazepam, klobozam, fenobarbital, barbital, klorazepam, klordiazepoxide, dan nitrazepam (nipam, pil BK/koplo, DUM, MG, Lexo, Rohyp, dll.).

c.      Bahan Adiktif Lainnya
1.   Alkohol, yang terdapat pada berbagai jenis minuman keras.
2.   Inhalansia/solven, yaitu gas atau zat yang mudah menguap yang terdapat pada berbagai keperluan pabrik, kantor, dan rumah tangga.
3.   Nikotin yang terdapat pada tembakau.
4.   Kafein pada kopi, minuman penambah energi, dan obat sakit kepala tertentu.

...............................................................................................................

BAB VI
Penutup

6.1 Kesimpulan
               Narkoba singkatan dari  narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya. Penyalahgunaan narkoba adalah penggunaan Narkoba bukan untuk maksud pengobatan tetapi ingin menikmati pengaruhnya dalam jumlah yang berlebihan.
               Berbagai upaya untuk melaksanakan pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sudah banyak dilakukan oleh pemerintah, khususnya melalui organisasi forum seperti BNN/BNP/BNKab/Kota namun hingga kini belum nejawab kebutuhan di lapangan.
               Hal ini sangat memerlukan bentuk kerja sama, komitmen dan konsistensi pada setiap tatanan elemen bangsa, baik pada tatanan personal, institusional maupun sosial. Hal-hal untuk mencegah penggunaan Narkoba antara lain :
1.      Jangan sekali-kali mencoba dengan kadar berapapun, dengan jenis apapun, dan dengan dalih apapun.
2.      Carilah pergaulan yang aman, di tempat yang aman dengan orang-orang yang aman, dan pada waktu yang aman.
3.      Dapatkan kasih sayang yang tulus dari keluarga dengan saling memperhatikan, saling mengasihi, dan saling mebutuhkan. Kembangkan kasih sayang ini pada saudara, sahabat, dan teman-teman.
4.      Waspadalah terhadap siapapun dengan tetap menjalani hidup yang wajar. Katakan “TIDAK” pada narkoba.
5.      Mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Esa dengan rajin menjalankan ibadah dan memohon kekuatan kepada-Nya. Tanpa kekuatan dari Tuhan, manusia penuh dengan segala kelemahan.

6.2   Saran
            Obat-obatan terlarang bukanlah jawaban yang tepat bagi semua masalah, bahkan sebaliknya, akan menimbulkan masalah yang jauh lebih besar. Pemakai obat-obatan terlarang adalah orang yang mengalami kerugian besar, dan dapat berakhir pada kematian.
            Tindakan yang paling baik untuk menanggulangi bahaya narkoba adalah mencegah keterlibatan dengan narkoba itu sendiri karena pencegahan jauh lebih baik dibandingkan dengan pengobatan.


.................................................................................................................


Daftar Pustaka
1.     Libertus Jehani & Antoro dkk. 2007. Narkoba dan Bahan Adiktif yang Berbahaya. Jakarta: Indonesia Jaya

2.    Fauzi, Achmad 2005. Dunia Bersih Tanpa Narkoba. Edisi ke-1. Jakarta: Letupan Indonesiaku,

3.    Darman, Flavianus. 2006. Edisi ke-1. Mengenali Jenisdan Efek Buruk Narkoba. Jakarta: Visimedia

4.    Partodiharjo, Subagyo dr. 2006. Kenali Narkoba dan Musuhi Penyalahguaanya. Jakarta: Esensi

5.    Lietha 2007. Penyalahgunaan Narkoba. Sumber internet.

6.    Wikipedia Encyclopedia. (2006). Dampak Narkoba. Sumber Internet
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ditha Permata Puspita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger